Pangdam dan Kodam XIII/Merdeka Selenggarakan Salat Iduladha Bersama Masyarakat untuk Tingkatkan Ketakwaan

Dalam rangka memperkuat ketakwaan dan meningkatkan kepedulian sosial, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus bersama Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka Ny. Lely Mirza Agus dan seluruh Keluarga Besar Kodam XIII/Merdeka, melaksanakan Salat Iduladha 1447 H/2026 di Lapangan Makodam XIII/Merdeka, Kota Manado, Sulawesi Utara pada Rabu, 27 Mei 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh ribuan masyarakat setempat yang menunjukkan semangat kebersamaan dalam merayakan hari raya kurban.
Pelaksanaan Salat Iduladha
Salat Iduladha kali ini dipimpin oleh Ust. Acmad Lutfi Arvandia sebagai Imam, sementara KH. Ulyas Taha bertugas sebagai Khotib. Pelaksanaan salat ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi merupakan momen penting untuk memperkuat rasa persaudaraan di dalam masyarakat dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dengan dihadiri oleh banyak jamaah, termasuk para pejabat tinggi militer dan masyarakat, acara ini menjadi simbol dari kerjasama dan solidaritas antara TNI dan rakyat. Kehadiran sejumlah tokoh militer seperti Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto dan Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi menambah makna dari kegiatan ini.
Makna Iduladha
Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, mengajak seluruh umat untuk memahami bahwa Iduladha lebih dari sekedar perayaan tahunan belaka. Menurutnya, hari raya kurban ini merupakan kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat silaturahmi antar sesama.
- Iduladha sebagai momen keikhlasan dan pengorbanan.
- Menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
- Memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
- Meningkatkan persatuan dan keharmonisan sosial.
- Menjadi sarana refleksi spiritual bagi umat Muslim.
“Hari raya kurban ini menuntut keikhlasan dan pengorbanan. Melalui semangat berkurban, kita asah kepekaan dan kepedulian terhadap sesama, yang pada akhirnya akan memperkokoh kemanunggalan TNI bersama rakyat. Saya berharap kebersamaan antara prajurit Kodam XIII/Merdeka dan masyarakat Kota Manado semakin erat dalam menjaga persatuan dan keharmonisan,” ungkap Pangdam dalam sambutannya.
Apresiasi kepada Masyarakat dan Tokoh Agama
Di kesempatan yang sama, Pangdam juga memberikan apresiasi kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen warga yang senantiasa berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah. Keberadaan mereka sangat penting untuk memastikan situasi tetap kondusif, terutama di saat-saat penting seperti perayaan Iduladha.
“Saya berharap semangat berbagi daging kurban yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata, meringankan beban warga yang membutuhkan, dan menguatkan keadilan sosial di lingkungan masyarakat,” tegasnya. Hal ini menunjukkan komitmen TNI untuk tidak hanya berfungsi sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga sebagai bagian integral dari masyarakat.
Prosesi Penyerahan Hewan Kurban
Rangkaian kegiatan Iduladha di Kodam XIII/Merdeka berlanjut dengan prosesi penyerahan hewan kurban secara simbolis oleh Pangdam kepada panitia kurban. Hewan-hewan tersebut kemudian disembelih dan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya kaum duafa dan warga sekitar markas. Kegiatan ini sejalan dengan seruan pemerintah agar momentum Iduladha digunakan untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan.
- Pemberian daging kurban kepada yang membutuhkan.
- Menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar.
- Mendorong kesadaran sosial dalam berbagi.
- Memperkuat komitmen TNI terhadap kesejahteraan masyarakat.
- Menjadi contoh bagi instansi lainnya dalam berbagi.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Salat Iduladha ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga sebagai ajang untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial. Dengan mengusung tema pengorbanan, acara ini menggugah kesadaran akan pentingnya saling membantu dan peduli terhadap sesama, terutama di tengah tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan akan muncul kesadaran kolektif untuk saling berbagi dan mendukung satu sama lain. Momen-momen seperti ini menjadi sangat berharga, bukan hanya bagi umat Muslim, tetapi juga bagi seluruh masyarakat yang ingin melestarikan nilai-nilai kemanusiaan dan persaudaraan.
Dengan demikian, diharapkan perayaan Iduladha kali ini dapat memberikan dampak positif yang lebih luas, tidak hanya bagi individu tetapi juga bagi komunitas secara keseluruhan. Semangat dan nilai yang terkandung dalam Iduladha harus terus diperkuat agar dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.


