Marthen Selamet Susanto Resmi Dilantik Sebagai Sekjen PWI Pusat yang Baru
PWI Pusat telah melakukan penyesuaian dalam struktur organisasi kepengurusan harian setelah dikeluarkannya Surat Keputusan PWI Pusat Nomor 081-PLP/PP-PWI/V/2026 pada 18 Mei 2026. Penyesuaian ini merupakan langkah strategis untuk menjaga kelangsungan dan efektivitas organisasi, terutama setelah kehilangan salah satu pejabat kunci.
Pelantikan Marthen Selamet Susanto sebagai Sekjen PWI Pusat
Keputusan untuk mengisi posisi Sekretaris Jenderal yang kosong setelah wafatnya Zulmansyah Sekedang pada 17 April 2026, jatuh kepada Marthen Selamet Susanto. Pemilihan ini dilakukan oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, yang percaya bahwa Marthen memiliki kemampuan dan pengalaman yang tepat untuk mengemban tugas tersebut.
Profil Marthen Selamet Susanto
Sebelum diangkat sebagai Sekretaris Jenderal, Marthen Selamet Susanto menjabat sebagai Bendahara Umum PWI Pusat. Pengalamannya dalam mengelola keuangan organisasi membuatnya menjadi kandidat yang ideal untuk posisi ini, mengingat tantangan yang harus dihadapi ke depan.
Perubahan Struktur Organisasi PWI Pusat
Dalam penyesuaian ini, posisi Wakil Sekretaris Jenderal diisi oleh Haryo Ristamaji, Suprapto Sastro Atmojo, dan Kadirah. Pengisian posisi ini bertujuan untuk memperkuat tim kepengurusan dan memastikan semua aspek organisasi terkelola dengan baik.
Selain itu, jabatan Bendahara Umum kini dipercayakan kepada Sumber Rajasa Ginting, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum. Untuk mendukung tugas ini, PWI Pusat juga menunjuk Badar Subur sebagai Wakil Bendahara Umum I dan Herlina sebagai Wakil Bendahara Umum II.
Tujuan Penyesuaian Struktur
Akhmad Munir menjelaskan bahwa perubahan dalam susunan kepengurusan bertujuan untuk menjaga keberlangsungan organisasi dan memastikan semua program kerja dapat berjalan dengan optimal. Dengan adanya pengurus yang baru dan terstruktur, diharapkan PWI Pusat dapat menghadapi tantangan yang ada dengan lebih baik.
Reposisi Bidang Kepengurusan Harian
PWI Pusat juga melakukan reposisi di beberapa bidang kepengurusan lainnya. Bidang Organisasi dan Keanggotaan tetap dipimpin oleh Zulkifli Gani Ottoh, dengan Djoko Tetuko Abdul Latif sebagai wakilnya.
Sementara itu, Bidang Pembinaan Daerah akan tetap dipimpin oleh Mirza Zulhadi, didampingi oleh Novrizon Burman dan Sarjono yang berperan dalam meningkatkan kualitas pembinaan daerah di seluruh Indonesia.
Bidang Pendidikan dan Kerjasama
Di sektor Pendidikan, Agus Sudibyo akan terus memimpin bersama Zarman Syah dan Iskandar Zulkarnain. Mereka bertugas untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan bagi para jurnalis di seluruh Indonesia.
Selain itu, Bidang Kerjasama dan Kemitraan akan dipimpin oleh Ariawan, dengan dukungan dari para wakil ketua seperti Amy Atmanto, M. Sarwani, Abdullah Sammy, dan Ki Agus Firdaus. Tim ini bertanggung jawab untuk menjalin kerjasama yang produktif dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri.
Pembelaan dan Hubungan Luar Negeri
Dalam Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum, Anrico Pasaribu akan memimpin bersama Baren Antoni Siagian dan Jimmy Endey. Tim ini akan fokus pada perlindungan hak-hak jurnalis dan advokasi hukum yang diperlukan.
Sementara itu, Bidang Hubungan Luar Negeri akan dipimpin oleh Irfan Junaidi, dengan Aldi Gultom sebagai rekan kerjanya. Mereka akan bertugas untuk memperkuat hubungan internasional PWI Pusat dan meningkatkan kehadiran organisasi di kancah global.
Inovasi di Bidang Multimedia dan Media
Dalam era digital saat ini, Bidang Multimedia dan IT akan tetap dipimpin oleh Hilman Hidayat, dengan Merdi Sofansyah dan Agus Salim Alwi Hamu sebagai tim pendukung. Mereka akan berfokus pada pengembangan teknologi informasi dan media untuk mendukung kegiatan jurnalistik.
Bidang Media dan Penyiaran masih akan dipimpin oleh Auri Jaya, bersama dengan wakil ketua Danang Sanggabuana dan Dede Apriadi. Tim ini bertugas untuk meningkatkan kualitas penyiaran dan konten media yang dihasilkan oleh PWI Pusat.
Pengelolaan Aset dan Efisiensi Organisasi
Adapun Bidang Pengelolaan Aset dipimpin oleh Endang Werdiningsih, yang bekerja sama dengan Hari Wibowo dan Rabiatun Drakel. Mereka akan bertugas untuk memastikan semua aset organisasi dikelola dengan baik dan efisien, demi mendukung kegiatan PWI Pusat.
Dengan semua penyesuaian ini, PWI Pusat berkomitmen untuk menjaga efektivitas dan kesinambungan dalam pelaksanaan program kerja organisasi. Melalui struktur baru ini, diharapkan bahwa organisasi dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan dan tantangan yang ada di dunia jurnalistik.





